Perjalanan Historikal Terapi Scoliosis di Jerman

Perjalanan saya di Jerman kali ini, sungguh mendapatkan cerita yang penuh dengan sejarah dan perenungan, bagaimana Terapi Konservatif untuk Pasien Scoliosis telah berkembang selama lebih dari tiga generasi.

Dimulai dari Katarina Schroth sebagai pencipta konsep Terapi Schroth, yang kemudian dikembangkan oleh anaknya Christa ‘Lehnert’ Schroth dengan penambahan klasifikasi pola kurva scoliosis. Dan terkini terus dikembangkan oleh cucu Katarina, yaitu dr.Hans, yang dimana beliau sebagai dokter ortopedi (tulang) di Jerman dan juga pencipta Brace Gensingen, yang berdasarkan konsep Schroth.

Jadi sekarang pasien Scoliosis dapat terhindar dari operasi, asalkan sejak dini dari usia puber melakukan Program Terapi Schroth dan Brace GBW.

Melihat dari museum, fasilitas fasilitas rehabilitasi yang memakai nama Schroth, hingga makam Katarina dan Christa, saya dapat memahami betapa keluarga Schroth mendapat tempat dan pengakuan yang tinggi di Jerman.

Schroth Museum Jerman

Dari sebelum perang dunia kedua meletus, program dan sarana Terapi Schroth telah didirikan dan berjasa bagi ratusan pasien Scoliosis di Jerman. Hingga sekarang, tidak terhitung berapa banyak pusat rehabilitasi atau program terapi di seluruh dunia yang memakai nama ‘Schroth’.

Tetapi yang kemudian saya tau sekarang, begitu banyak orang yang mengklaim memakai teknik atau konsep ‘Schroth’ tapi ternyata tidak lagi memahami apa itu Schroth. Tidak lagi memiliki konsep dasar dari Schroth yang asli. Karena begitu banyak improvisasi dan meninggalkan tujuan dan konsep awal dari Schroth!

Program Terapi Schroth sejak awal sangat jelas! Yaitu teknik yang mengkoreksi Scoliosis secara side shift, membuka sisi lemah scoliosis, mengkoreksi rotasi dan rib’s hump serta pernafasan yang meningkatkan kapasitas vital semua organ. Nah semua ini dicapai melalui tahapan tahapan latihan hingga kebiasaan hidup sehari hari yang diubahkan.

Nah banyak rehabitasi atau fisioterapi yang salah belajar dan meninggalkan tujuan awal dari Schroth. Sehingga tidak lagi tujuannya menolong pasien dengan seefektif dan secepat mungkin.

Hanya dr.Hans R Weiss yang merupakan cucu dari Katarina, yang pernah langsung mengalami, melihat, mempraktekkannya kepada ribuan pasien dan mengerti bagaimana dengan perkembangannya. Hingga kini, Brace GBW merupakan evolusi yang paling muktahir dari konsep Schroth. Bahwa selama anak masih bertumbuh, maka scoliosisnya pasti masih bisa dikoreksi dengan Brace.

Konsep pengobatan konvesional non surgery ini betul betul terobosan bagi dunia kedokteran khususnya ortopedi. Dan dr.Weiss sudah berturut turut dalam 3 tahun menjadi pembicara terhormat dalam Kongres Ikatan Dokter Ortopedi (tulang) di Jerman yang telah menulis ratusan makalah ilmiah dan menulis puluhan buku mengenai Scoliosis dan pengobatan yang paling efektif.

Pada hari terakhirpun, setelah melihat semua fasilitas dan pasien pasien yang telah terbantu, saya mengerti apa yang keluarga Schroth dan dr.Weiss perjuangkan selalu ada perlawanan dari semua pihak yang merasa tersaingi. Tetapi yang saya kagum adalah alih alih membuat pemasaran, iklan dan klaim yang berlebihan, dr.Weiss lebih memilih mendedikasikan ilmunya dan betul betul membiarkan pasien yang akan berbicara hal yang benar mengenai pengobatan efektif yang dikembangkannya.

Dan sayapun bangga bisa menjadi salah satu medical center yang menyalurkan program latihan Scoliosis dan pembuatan Brace yang memiliki konsep Schroth yang asli.

poto2

Schroth dr.weiss Museum

poto3a unnamed8

dr.budi s widjaja schroth

unnamed11

Pin It on Pinterest

WhatsApp Us