0 Items

6 Cara dalam menggunakan Brace GBW untuk rehabilitasi Scoliosis

Penggunaan Brace GBW secara tepat diperlukan untuk mendapatkan hasil koreksi rehabilitasi scoliosis yang baik. Karena itu penting bagi pasien untuk memperhatikan hal-hal di bawah ini:

  1. Pemakaian Tali Pengikat Depan (Penutup Brace GBW) harus kencang.

Tali Pengikat / strap harus dikencangkan sesuai yang ditentukan dokter untuk dapat menutup brace dengan benar. Seringkali ketika makan, ataupun tidur, pasien melonggarkan brace nya dengan membuka strap ini. Sehingga Brace hanya menempel saja di badan dan tidak melakukan koreksi pada scoliosis anak Anda. Padahal diperlukan tekanan dan counter rotasi hingga tingkat tertentu untuk bisa mengkoreksi scoliosis Anak Anda, dan itu bisa dilakukan bila Brace ditutup dan dikencangkan dengan baik.

Tips:

Boleh Kendurkan Tali Pengikat/strap ketika makan atau bila masih dalam masa Adaptasi (1-2minggu), maksimal hanya 1-2cm dari batas yang ditentukan, strap atas dan bawah secara bersamaan. JANGAN mengendurkan hanya di sisi atas dan tetap mengencangkan / bahkan lebih kencang di sisi bawah. Ini akan membuat Badan Anak Anda terkoreksi secara tidak proporsional.  

Brace GBW harus konsisten dipakai dan kencang, agar badan bertumbuh tetap mengikuti koreksi atau pembentukkan dari Brace. Yaitu selama 22jam setiap harinya. Bila seringkali dikendurkan, dan setelah beberapa waktu ingin dipakai lagi jangan heran bila badan terasa tidak enak karena perubahan badan yang tidak mengikuti brace GBW.

  1. Posisi dan penempatan brace GBW pada badan sebelum mulai ditutup

Brace GBW adalah brace 3 dimensi, mengkoreksi lengkungan scoliosis, counter rotasi (pada punuk punggung, dan juga memperbaiki ketegapan badan. Oleh karena itu penting mengerti dan harus benar setiap kali memakai brace, harus pada posisi yang benar sebelum dikencangkan.

  1. Tali penahan / Strap Bahu harus dipakai dan kencang

Tali Penahan Bahu ini membantu koreksi pada punuk punggung anak anda. Seringkali Pasien mengira ini tidak penting, maka seringkali tidak dipakai, akibatnya koreksi tidak terjadi secara maksimal.

  1. Perawatan kulit yang benar

Penting melakukan perawatan kulit yang tepat agar pemakaian brace dapat berlangsung lancar dan tanpa kendala.

Tips:

– Mandi sehari 2x

– Gunakan singlet / pakaian dalam berlengan pendek yang tipis. Ganti sehari 3x sehari ketika berkeringat.

– Oleskan alcohol 70% di seluruh badan yang terkena kontak brace. Bila kulit tidak tahan terhadap alhokol gunakan tepung maizena

– Perhatikan apakah ada lecet atau kulit yang kemerahan oleskan bioplacenton atau salep antiseptic.

  1. Lakukan periksa ulang / Cek up rutin berkala

Pemakaian Brace diperlukan periksa ulang berkala setiap 3bulan sekali, Periksa Ulang penting karena akan dimonitor perkembangan pengobatan yang ada, perbaikan brace, dan dilihat apakah brace masih relevan atau tidak.

  1. Latihan Schroth secara rutin dan teratur

Latihan schroth tetap diperlukan walaupun memakai Brace, karena latihan merupakan koreksi aktif yang tetap menunjang daripada koreksi yang dilakukan oleh Brace (koreksi pasif). Sehingga senam spesifik dari Schroth akan melatih otot menjadi lebih baik.

Contoh testimonial di bawah ini pasien-pasien yang mengenakan brace secara benar dan tepat.

  1. Perempuan, 13 tahun, Purwokerto

Brace GBW untuk rehabilitasi Scoliosis

2. Perempuan, 12 tahun, Jayapura

Brace GBW untuk rehabilitasi Scoliosis

3. Laki-laki, 12 tahun, Riau

Brace GBW untuk rehabilitasi Scoliosis

4. Laki-laki, 18 tahun, Bekasi

Brace GBW untuk rehabilitasi Scoliosis

 

*Semua contoh rontgen pasien yang dipakai adalah asli dan tidak dimanipulasi*

WhatsApp us
X