0 Items

SBP (Schroth Best Practice) atau dikenal sebagai Senam Schroth adalah latihan yang digunakan pasien skoliosis untuk memperbaiki postur tubuh dan mengurangi derajat kurva skoliosis. SBP telah dikenal hampir 100 tahun lamanya di seluruh dunia. SBP memiliki beberapa macam gerakan inti yaitu 3D made easy, muscle cylinder, fifty times, door handle, frog sitting dan side plank. Keenam gerakan inti ini wajib dilakukan selama sesi latihan SBP. Gerakan SBP dilakukan menurut jenis kurva skoliosis yang dimiliki sehingga tiap jenis kurva memilki gerakan masing-masing misalnya gerakan 3D made easy pada skoliosis 3C berbeda dengan gerakan 3D made easy 4C.

Latihan SBP bisa dilakukan di rumah, minimal 5 kali seminggu dengan durasi 50-60 menit per 1 kali. Sehingga memudahkan pasien yang tinggal jauh dari klinik/luar pulau. Kita dapat melakukan semua gerakan SBP dengan menggunakan benda-benda yang ada misalnya kursi, dinding, tempat tidur, dan lain-lain. Penggunaaan benda-benda tersebut adalah sebagai pengganti alat latihan yang ada di klinik yaitu wall-bar, sedangkan alat lain yang biasanya digunakan seperti bola karet (yoga ball) sebagai dudukan pasien berkurva 3C dan tongkat yang digunakan pada pasien kurva besar tetap digunakan sebagaimana mestinya atau bisa dibeli online.

Berikut adalah cara latihan dan benda-benda yang bisa digunakan untuk latihan SBP di rumah:

  1. Pastikan kamu telah hafal semua gerakan yang dilatih saat di kilinik. Bagi kamu yang belum pernah latihan maka perlu mengunjungi klinik untuk mendapatkan contoh gerakan SBP terlebih dahulu.
  2. Siapkan beberapa alat seperti berikut:
    • Tongkat jika kamu menggunakannya saat latihan di klinik. Tongkat pramuka dapat menjadi pilihan alat pengganti yang cocok saat di rumah. Jumlah tongkat yang digunakan juga disesuaikan dengan kebutuhan sama dengan saat latihan SBP di klinik, ada yang saat latihan di klinik menggunakan satu tongkat ada pula yang dua. Cara penggunaan tongkat pramuka di rumah sama dengan di klinik.
    • Bola karet (Yoga Ball). Biasanya yoga ball digunakan sebagai dudukan pasien 3C. Persiapkan yoga ball kamu sesuai dengan ukuran yang sama dengan yoga ball yang kamu gunakan selama di klinik, namun jika saat di klinik kamu menggunakan kursi sebagai dudukan maka kamu juga harus menggunakan kursi yang sama seperti di klinik.
    • Kursi yang memilki sandaran. Kursi digunakan sebagai tempat pijakan kaki saat melakukan gerakan muscle cylinder dimana saat melakukan gerakan ini pasien mengangkat satu kakinya keatas kursi. Selain sebagai tempat pijakan kaki, kursi juga digunakan saat melakukan gerakan door-handle.
    • Dinding/tembok rumah. Dinding rumah digunakan sebagai pengganti pegangan tangan saat memegang wall-bar dengan cara menempelkan telapak tangan kamu ke dinding.
WhatsApp us
X