0 Items

Schroth adalah suatu pola latihan fisik terapi yang bertujuan memperbaiki kurva scoliosis. Selama kurang lebih empat generasi secara turun temurun terus mengalami pernyempurnaan metode sejak pertama kali dikembangkan di Jerman pada tahun 1920 oleh Katharina Schroth. Hingga saat ini metode Schroth telah digunakan oleh berbagai institusi kesehatan seluruh dunia dan telah mengalami perubahan menjadi lebih efektif dan efisien melalui pengembangan yang dilakukan oleh Dr. Weiss dan disebut metode SBP atau Schroth Best Practice.

Dr. Hans Rudolf Weiss – Schroth Best Practice
dr.Budi S. Widjaja, MD – Schroth Best Practice Jakarta

Metode Schroth adalah salah satu pendekatan latihan spesifik yang paling banyak dipelajari dan banyak digunakan untuk skoliosis. Sejumlah penelitian telah ditulis oleh Dr.Hans Weiss, direktur medis dari Pusat Rehabilitasi Asklepios Katharina Schroth dari tahun1995 hingga 2008, dan oleh Dr. Manuel Rigo, direktur Sekolah Terapi Fisik Skoliosis Barcelona. Studi mereka menunjukkan hasil positif dari penggunaan metode Schroth pada kekuatan otot punggung, fungsi pernapasan, rasa sakit, kualitas hidup dan citra diri,memperlambat perkembangan kurva, meningkatkan sudut Cobb dan mengurangi prevalensi operasi.

Schroth Exercise @SPINE CLINIC FAMILY HOLISTIC JAKARTA

Koreksi skoliosis dapat ditempuh melalui beberapa cara diantaranya melalui latihan senam misalnya latihan Schroth, tindakan operasi maupun dengan menggunakan brace GBW. Penggunaaan brace GBW telah dikenal secara luas dan memiliki beberapa petunjuk bukti klinis akan manfaat dan efektifitasnya mengkoreksi kurva skoliosis diberbagai usia. Penelitian uji kohort yang melibatkan 55 orang berusia 12-14 tahun yang memiliki kurva skoliosis lebih dari 40 derajat dan diterapi menggunakan GBW selama kurang lebih 2 hingga 3 tahun, menunjukkan hasil bahwa secara signifikan brace GBW mampu mengkoreksi kurva tersebut.

Schroth Best Practice (SBP) + Brace Skoliosis GBW + ADL = KEBERHASILAN 95%
Foto Pemakaian Brace GBW dah Hasil Koreksinya
Schroth Best Practice (SBP) + Brace Skoliosis GBW + ADL = KEBERHASILAN 95%
Foto X-ray Pasien kami perempuan usia 11 tahun

Aktivitas sehari-hari (pelatihan ADL) adalah yang paling penting mengatur postur tubuh yang berkaitan dengan kebiasaaan kita sehari-hari. Pelatihan ADL meliputi latihan cara berdiri yang tepat, cara duduk dan cara melakukan kegiatan sehari-hari lainnya.

Pola duduk sehari-hari yang benar dan salah

Manusia memiliki jumlah waktu selama 24 jam sehari apabila selama kurang lebih 22 jam kita menggunakan brace GBW, minimal setengah jam melakukan latihan SBP dan melakukan ADL dalam kegitan sehari-hari dengan benar maka hasil maksimal dalam mengoreksi Skolosis akan mencapai hasil yang paling maksimal latihan Schroth merupakan tindakan koreksi secara aktif sementara brace GBW mengoreksi secara pasif dan ADL adalah posisi tubuh yang menjaga agar kurva selalu dalam posisi terkoreksi.

WhatsApp us
X