0 Items

Target pengobatan pasien dewasa dimana tulang telah mengalami pematangan sepenuhnya memilki perbedaan dengan pasien anak-anak. Perbaikan postur menjadi target utama selain berkurangnya jumlah derajat kurva skoliosisnya. Pada masa dewasa tulang yang telah mengeras tidak semudah saat remaja untuk dibentuk dengan brace, meskipun demikian pada pasien dewasa dapat melakukan terapi brace yang dikombinasikan dengan latihan senam schroth.  Melalui latihan senam schroth keluhan nyeri, pegal-pegal dapat dihilangkan dan performa fisik akan meningkat.

Tingkat kematangan tulang mempengaruhi hasil perawatan skoliosis karena berhubungan dengan kelenturan tulang tersebut. Tingkat kematangan tulang yang dimaksud adalah Risser Sign. Stadium Risser Sign berdasar Usia Kronologis menurut Scholes sebagai berikut ini:

Tabel di atas menunjukkan bahwa Risser 5 yaitu dimana tulang mengalami pematangan penuh atau berhenti bertumbuh pada usia 16,1 tahun untuk laki-laki dan 18 tahun untuk perempuan. Pertanyaan yang sering muncul adalah bagaimana jika pasien memulai perawatan skoliosisnya pada usia ketika mencapai kematangan tulang misalkan pasien berusia diatas 17 tahun untuk laki-laki dan diatas 18 tahun untuk perempuan?

Sebuah kasus pasien yang telah terbukti mendapatkan hasil memuaskan setelah menggunakan brace GBW. Pasien yang memilki riser sign 5 atau usia diatas 17-18 tahun sebelumnya memiliki sudut kurva skoliosis 60 derajat thorakal dan 37 derajat lumbal. Setelah setahun kemudian dalam keadaan bebas atau lepas brace, kurva pasien tersebut menjadi 30 derajat thorakal dan 11 derajat lumbal, sebuah kemajuan yang cukup memuaskan untuk pasien dengan kematangan tulang yang telah penuh. Selain menggunakan Brace GBW, pasien ini juga menjalani program SBP (Schroth Best Practice) yaitu latihan senam untuk memperbaiki kurva dan postur tubuh pasien skoliosis.

Baik brace GBW atau SBP keduanya merupakan satu kesatuan bagi terapi pasien terutama skoliosis yang telah melalui masa kematangan tulang sebab melalui SBP postur tubuh akan diperbaiki menggunakan tehnik pernafasan yang membuat tulang berputar menjadi lebih lurus dan seimbang, selain itu brace GBW juga didesain berdasarkan teknik SBP tentu memiliki fungsi yang sama yaitu dapat membentuk pola gerakan melalui pernafasan yang terdapat pada desain brace GBW.

Contoh pasien kami umur 19 tahun:

https://scoliosis3dc.com/2018/06/21/risser-sign-series-risser-5/

WhatsApp us
X